Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Dekati Rekor Tertingginya saat Ketidakpastian Ekonomi Meningkat
Monday, 24 February 2025 14:22 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas bergerak dalam kisaran datar hingga rendah pada hari Senin (24/2), tetap mendekati level puncak baru-baru ini karena permintaan safe haven didorong oleh meningkatnya ketidakpastian atas perlambatan ekonomi AS dan tarif perdagangan.

Logam kuning tersebut mencatat serangkaian rekor tertinggi minggu lalu, diuntungkan oleh pembelian safe haven yang berkelanjutan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif perdagangan yang lebih tinggi.

Kekhawatiran atas perlambatan ekonomi AS juga memicu permintaan emas, terutama setelah indeks manajer pembelian dan sentimen konsumen yang lemah pada hari Jumat.

Pelemahan dolar karena spekulasi bahwa ekonomi yang lebih lemah akan memacu lebih banyak pemangkasan suku bunga, sehingga menguntungkan harga logam yang lebih luas.

Harga emas spot naik 0,1% menjadi $2.940,18 per ons, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan April datar di $2.952,97 per ons pada pukul 00:37 waktu timur AS (05:37 GMT). Kegelisahan ekonomi dan tarif memicu permintaan emas

Harga emas spot tetap mendekati puncak $2.954,97 per ons yang dicapai minggu lalu, dengan permintaan safe haven didukung oleh kekalahan di pasar keuangan yang lebih luas. Saham Asia merosot pada hari Senin, mengikuti penurunan tajam di Wall Street pada hari Jumat.

Penghindaran risiko meningkat karena PMI jasa AS yang lebih lemah dari perkiraan, ditambah dengan pembacaan yang lemah pada sentimen konsumen, memicu kekhawatiran bahwa belanja swasta melambat.

Data tersebut muncul hanya seminggu setelah penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Januari. Hal ini mendorong meningkatnya kekhawatiran bahwa belanja swasta - yang merupakan pendorong utama ekonomi terbesar di dunia - melambat di tengah tekanan dari inflasi yang kuat dan suku bunga yang relatif tinggi.

Kondisi ini menambah permintaan emas, yang sudah didukung oleh Trump yang mengancam akan menaikkan tarif perdagangan pada beberapa sektor utama, serta tarif timbal balik terhadap mitra dagang utama AS.(yds)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS